Sabtu, 04 April 2020

Tips Wawancara Kerja dari Fresh Graduate Alumni Manajemen Dakwah


1.      Berpakaian Rapi dan Sopan
Pakaian merupakan salah satu hal penting yang dilihat oleh HRD. Kesan pakaian yang rapi dan sopan akan memberikan nilai positif pada pandangan pertama. Pakailah pakaian hitam putih atau kemeja yang sopan. Ingat jangan memakai celana jeans atau kaos oblong karena hal tersebut tidak mencerminkan sikap profesionalitas kalian sebagai seorang calon pekerja. Jangan lupa kenakan sepatu yang casual dan sesuai dengan lingkungan kerja.  
2.      Datang Lebih Awal dari Jadwal Interview
Rajin dan tepat waktu dalam bekerja merupakan hal penting yang menjadi penilaian dalam suatu karir. Oleh karena itu tunjukkan kalau kalian memiliki sikap tersebut dan pantas untuk dipilih perusahaan. Datanglah maksimal 30 menit lebih awal dari jadwal interview kalian. Di tengah-tengah waktu tersebut kalian bisa mempersiapkan diri sambil mengenali lingkungan dan suasana sekitar perusahaan. Datang dengan waktu yang mepet akan membuat kalian merasa tergesa-gesa dan tidak memiliki persiapan untuk menenangkan diri. Jika kalian telat datang, maka pihak HRD biasanya tidak bisa mentolerir keterlambatan kalian. Prediksi dulu jarak rumah dengan perusahaan yang akan kalian tuju agar kalian bisa memperkirakan jarak tempuh dan waktu yang digunakan.
3.      Ketuk Pintu dan Ucapkan Salam
Biasanya perusahaan akan mempersiapkan ruangan khusus untuk proses interview calon karyawannya. Para calon karyawan akan menunggu giliran dipanggil di luar ruangan. Ketika nama kalian sudah dipanggil, maka segeralah memasuki ruangan dengan sikap penuh percaya diri. Mulailah berjalan secara tegap agar menunjukkan wibawa kalian. Ketuk pintu sebelum masuk dan ucapkan salam atau kalimat sapaan seperti selamat pagi. Hal-hal sepele tersebut justru banyak diabaikan oleh pelamar padahal itu bisa menjadi nilai positif dalam segi etika.
4.      Jabat Tangan dan Senyum Kepada HRD
Berikan senyum yang tulus dan ramah meskipun kalian baru bertemu dengan pihak HRD, karena budaya negara kita terkenal dengan orang-orangnya yang ramah. Jabat tangan pihak HRD agar mereka tau bahwa anda adalah orang yang akrab dan mudah berinteraksi dengan orang yang baru.
5.      Jangan Duduk Sebelum Disilahkan
Kebanyakan proses interview akan dilaksanakan dalam suatu ruangan dengan disediakan kursi. Ingat ya, jangan sekali-kali kamu duduk sebelum dipersiapkan oleh pihak HRD karena mereka bisa menganggap kamu kurang sopan.
6.      Perkenalkan Dirimu Secara Singkat dan Tunjukkan Kelebihan yang Bisa Kamu Jual
Basa-basi pertama yang akan ditanyakan pihak HRD adalah sekilas tentang dirimu. Meskipun kamu sudah menulis gambaran dirimu di dalam CV, namun apa salahnya jika pihak HRD ingin kenal secara langsung lebih jauh. Gunakan kesempatan ini untuk show up siapa dirimu sebarnya. Tunjukkan kalau kamu adalah SDM berharga yang layak dimiliki perusahaan. Jangan lupa, ceritakan hal-hal sederhana dan sisi positif dari dirimu untuk membantu meyakinkan para HRD.
7.      Jawab Semua Pertanyaan HRD dengan Jujur dan Tepat
Beberapa kali pertanyaan biasanya akan dilontarkan oleh HRD. Jawab semua pertanyaan tersebut dengan jujur, realistis, dan sikap penuh percaya diri. Ingat, jangan sesekali mengarang cerita atau berbohong karena bisa jadi itu akan jadi boomerang untukmu nanti. Satu hal yang perlu kamu perhatikan, kamu perlu memahami dengan benar jobdisk yang kamu lamar dan cerita singkat sejarah perusahaan. biasanya, pihak HRD akan memberikan pertanyaan seputar poin penting tersebut. Jadi tidak hanya ujian saja yang perlu belajar dan persiapan, interview juga perlu yaaa...
8.      Sebelum Meninggalkan Ruangan Jangan Lupa Jabat Salam Lagi dan Pamit
Setelah semua rangkain interview selesai. Jangan lupa akhiri dengan kesan yang baik. jika kamu menganggap remeh saat-saat terakhir interview, maka semua hal yang kamu lakukan dari awal sampai akhir akan menjadi sia-sia. Tetap tenang dan tunjukkan sikap optimis.
9.      Berdoa dan Sabar Menunggu Pengumuman
Setelah proses interview selesai, HRD biasanya memberikan tenggang waktu untuk memutuskan siapa yang akan lolos dan bergabung di perusahaannya. Hal yang bisa kamu lakukan sembari menunggu pengumuman tersebut adalah tetap berdoa dan optimis bahwa rezeki tidak akan lari kemana. Bersyukurlah jika akhirnya namamu dinhyatakan lolos dan tetap semangat menapaki karir. Namun jika kamu belum berhasil, tetap optimis dan jangan putus asa akan ada banyak jalan menuju Roma. Semangatmu tidak boleh berhenti karena ditolak satu perusahaan. Sejatinya kegagalan adalah kesuksesan yuang tertunda. Temui kesuksesanmu atau tetap berpangku tangan, pilihan itu ada di tanganmu!

Sarjana Manajemen Dakwah

22 Februari 2019                 Sudah satu tahun lalu berlalu, namun keinginan untuk celebrating moment lewat tulisan baru tereali...