1. Berpakaian Rapi dan Sopan
Pakaian merupakan salah satu hal penting
yang dilihat oleh HRD. Kesan pakaian yang rapi dan sopan
akan memberikan nilai positif pada pandangan pertama. Pakailah pakaian hitam
putih atau kemeja yang sopan. Ingat jangan memakai celana jeans atau kaos
oblong karena hal tersebut tidak mencerminkan sikap profesionalitas kalian
sebagai seorang calon pekerja. Jangan lupa kenakan sepatu yang casual dan
sesuai dengan lingkungan kerja.
2. Datang Lebih Awal dari Jadwal Interview
Rajin dan tepat waktu dalam bekerja
merupakan hal penting yang menjadi penilaian dalam suatu karir. Oleh karena itu
tunjukkan kalau kalian memiliki sikap tersebut dan pantas untuk dipilih
perusahaan. Datanglah maksimal 30
menit lebih awal dari jadwal interview kalian. Di tengah-tengah waktu tersebut
kalian bisa mempersiapkan diri
sambil mengenali lingkungan dan
suasana sekitar perusahaan. Datang
dengan waktu yang mepet akan membuat kalian merasa tergesa-gesa dan tidak memiliki
persiapan untuk menenangkan diri. Jika
kalian
telat datang, maka pihak HRD biasanya tidak
bisa mentolerir keterlambatan kalian. Prediksi dulu jarak rumah dengan
perusahaan yang akan kalian tuju agar kalian bisa memperkirakan jarak tempuh
dan waktu yang digunakan.
3. Ketuk Pintu dan Ucapkan Salam
Biasanya perusahaan akan mempersiapkan
ruangan khusus untuk proses interview calon karyawannya. Para calon karyawan
akan menunggu giliran dipanggil di luar ruangan. Ketika nama kalian sudah
dipanggil, maka segeralah memasuki ruangan dengan sikap penuh percaya diri. Mulailah berjalan
secara tegap agar menunjukkan wibawa kalian. Ketuk pintu sebelum masuk dan
ucapkan salam atau kalimat sapaan seperti selamat pagi. Hal-hal sepele tersebut
justru banyak diabaikan oleh pelamar padahal itu bisa menjadi nilai positif
dalam segi etika.
4. Jabat Tangan dan Senyum Kepada HRD
Berikan senyum yang tulus dan ramah meskipun
kalian baru bertemu dengan pihak HRD,
karena budaya negara kita terkenal dengan orang-orangnya yang ramah. Jabat tangan
pihak HRD agar mereka tau bahwa
anda adalah orang yang akrab dan mudah berinteraksi dengan orang yang baru.
5. Jangan Duduk Sebelum Disilahkan
Kebanyakan proses
interview akan dilaksanakan dalam suatu ruangan dengan disediakan kursi. Ingat ya,
jangan sekali-kali kamu duduk sebelum dipersiapkan oleh pihak HRD karena mereka
bisa menganggap kamu kurang sopan.
6. Perkenalkan Dirimu Secara Singkat dan
Tunjukkan Kelebihan yang Bisa Kamu Jual
Basa-basi pertama yang akan
ditanyakan pihak HRD adalah sekilas tentang dirimu. Meskipun kamu sudah menulis
gambaran dirimu di dalam CV, namun apa salahnya jika pihak HRD ingin kenal
secara langsung lebih jauh. Gunakan kesempatan ini untuk show up siapa dirimu
sebarnya. Tunjukkan kalau kamu adalah SDM berharga yang layak dimiliki
perusahaan. Jangan lupa, ceritakan hal-hal sederhana dan sisi positif dari
dirimu untuk membantu meyakinkan para HRD.
7.
Jawab Semua Pertanyaan HRD dengan Jujur dan Tepat
Beberapa kali pertanyaan
biasanya akan dilontarkan oleh HRD. Jawab semua pertanyaan tersebut dengan
jujur, realistis, dan sikap penuh percaya diri. Ingat, jangan sesekali
mengarang cerita atau berbohong karena bisa jadi itu akan jadi boomerang
untukmu nanti. Satu hal yang perlu kamu perhatikan, kamu perlu memahami dengan benar jobdisk yang kamu lamar dan cerita singkat sejarah perusahaan. biasanya, pihak HRD akan memberikan pertanyaan seputar poin penting tersebut. Jadi tidak hanya ujian saja yang perlu belajar dan persiapan, interview juga perlu yaaa...
8. Sebelum Meninggalkan Ruangan Jangan Lupa
Jabat Salam Lagi dan Pamit
Setelah semua
rangkain interview selesai. Jangan lupa akhiri dengan kesan yang baik. jika
kamu menganggap remeh saat-saat terakhir interview, maka semua hal yang kamu
lakukan dari awal sampai akhir akan menjadi sia-sia. Tetap tenang dan tunjukkan
sikap optimis.
9. Berdoa dan Sabar Menunggu Pengumuman
Setelah proses interview
selesai, HRD biasanya memberikan tenggang waktu untuk memutuskan siapa yang
akan lolos dan bergabung di perusahaannya. Hal yang bisa kamu lakukan sembari
menunggu pengumuman tersebut adalah tetap berdoa dan optimis bahwa rezeki tidak
akan lari kemana. Bersyukurlah jika akhirnya namamu dinhyatakan lolos dan tetap
semangat menapaki karir. Namun jika kamu belum berhasil, tetap optimis dan
jangan putus asa akan ada banyak jalan menuju Roma. Semangatmu tidak boleh
berhenti karena ditolak satu perusahaan. Sejatinya kegagalan adalah kesuksesan
yuang tertunda. Temui kesuksesanmu atau tetap berpangku tangan, pilihan itu ada
di tanganmu!