Menulis
memang salah satu hobi yang dimiliki oleh sebagian orang. Menulis bukan hanya
sekedar menuangkan tulisan semata, tapi lebih dari itu menulis merupakan salah
satu media penyampaian informasi. Menulis membutukan kreatifitas yang lebih.
Kita harus tanamkan pada diri sendiri, bahwa tulisan kita tidak hanya dibaca
oleh diri kita sendiri. Kita perlu menciptakan isi tulisan yang menarik untuk
membuat orang lain mau membaca tulisan kita.
Saya
mulai mengenal dunia menulis sejak duduk di bangku SD. Berawal dari tugas
membuat diary harian di bidang study Bahasa Indonesia, akhirnya kebiasaan itu
terus berlanjut sampai SMP. Namun ada yang beda ketika saya duduk di bangku
SMA, saya sudah jarang lagi memegang pena untuk menggoreskan cerita saya di
atas kertas. Kesibukan di sekolah membuat waktu saya terbagi dan jarang
memiliki waktu senggang.
Lambat
hari, saya merasa ada yang hilang dari diri saya. Ya, saya kehilangan dunia
saya yang biasa bersahabat dengan tulisan. Saya rindu dengan bercerita pada
sebuah buku kecil yang biasa saya bawa kemana-mana agar tidak ketahuan orang. Saya
mulai kehilangan arah. Terkadang, ada beberapa hal yang tidak bisa saya
ungkapkan lewat kata dan itu hanya bisa tersampaikan lewat tulisan. Ada kalanya
orang bisa berbicara di khalayak umum, namun tidak bisa menuliskan ide dan
pemikirannya. Namun ada juga orang yang hanya bisa berbagi lewat tulisan tanpa
sanggup berucap di depan banyak orang. Sungguh yang sempurna adalah orang yang
bisa memiliki kemampuan keduanya.
Memasuki
dunia perkuliahan, saya sadar bahwa dengan tulisan kita bisa berbagi kepada
orang banyak, bahkan dengan orang yang tidak kita kenal sekalipun. Melalui
tulisan, ide-ide yang belum sempat tersampaikan di depan umum menjadi
terealisasikan. Saya lebih suka menulis ulang tentang pengalaman saya, karena sesuatu
yang sudah saya alami dan saya anggap biasa bisa jadi itu merupakan impian
orang lain di luar sana. Alhasil, saya bisa berbagi informasi kepada sesama. Saya
memutuskan untuk membuat blog pribadi sebagai media untuk menuangkan tulisan
saya. Sebenarnya blog saya masih
terbilang baru, mungkin hanya ada sekitar 10 tulisan disana. Jika ingin membaca
blog saya, kalian bisa mengunjungi alamat blog saya di
oktavianiputridita.blogspot.com.
Proses
dunia kepenulisan sangat panjang. Banyak sekali kendala dan lika-liku yang
harus saya lalui sebelum akhirnya saya kembali lagi konsisten untuk menulis dan
menghasilkan suatu karya. Saya terpanggil untuk menulis lagi ketika saya membaca
artikel seseorang, dimana ia bisa menjadi inspirator bagi orang banyak meski
dengan cerita sederhananya. Niat saya kala itu, saya hanya ingin berbagi
kebaikan kepada semua orang, meski lewat secarik tulisan sederhana yang saya
buat.
Banyak
orang yang merasa kebingungan untuk mulai menulis. Mereka tidak tau harus
memulai darimana. Bahkan ketika mereka sudah menghadap layar laptop atau
memegang pena sekalipun, mereka masih bingung harus merangkai kata apa. Sedikit
saya akan berbagi mengenai tips menghasilkan suatu tulisan versi saya. Halo pecinta literatur. Pernah nggak
kalian merasa kebingungan untuk mulai menulis. Ketika otak kita seakan berhenti
sampai tidak tau harus memulai menulis darimana. Bahkan ketika kita sudah
menghadap layar laptop atau memegang pena sekalipun, kita masih bingung harus
merangkai kata apa. Well, kali ini saya akan berbagi mengenai tips menghasilkan
suatu tulisan versi saya.
Pertama,
hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menulis adalah suasana. Carilah
suasana dan tempat yang senyaman mungkin utnuk memulai menulis. Saya sangat membutuhkan
suasana yang rileks, nyaman, dan santai untuk memulai menulis. Saya sulit
menemukan inspirasi jika menulis dalam keadaan suasana yang ramai, karena hal
tersebut akan membuat konsentrasi saya terpecah. Tempat favorit yang biasa saya
gunakan untuk menulis adalah di sudut kamar, dimana disana terdapat meja kerja
yang sangat multifungsi. Meja itu memang sedikit berantakan karena terdapat banyak
tumpukan tugas kuliah dan beberapa buku. Namun entahlah, hari-hari saya sering
saya habiskan disana mulai dari mengerjakan tugas, menulis cerita, bahkan
melihat situs-situs di dunia maya.
Kedua,
perhatikan mood hati. Tulisan yang tidak sesuai dengan hati, biasanya akan
terlihat kacau. Buat hati kalian seenjoy mungkin agar bisa memiliki ikatan
dengan tulisan itu sendiri. Mau dipaksakan seperti apa, kalau hati sedang
gelisah biasanya akan berdampak buruk pada hasil tulisan kita. Jangan paksakan
menulis ketika hati sudah tidak memiliki niat lagi. Dan sebaliknya, jika hati
sedang riang bahagia dan ada keinginan untuk menulis, maka segeralah bergegas
untuk memulai menuliskan cerita kalian. Hati itu mudah berubah, maka jangan
pernah menunda ketika hati sudah ada niatan untuk bergerak.
Ketiga,
temukan tema yang menarik untuk diangkat ke dalam tulisan kalian. Kalau memang
kalian kesulitan untuk mengusung tema, maka tulis saja pengalaman yang menurut
kalian menarik dan layak untuk dibagikan. Kalian juga bisa mengusung tema dari
isu-isu yang sedang hangat dibicarakan publik. Pembaca biasanya akan senang
mencari info terkait hal yang sedang ramai dibicarakan dan itu akan menjadikan
peluang tersendiri agar tulisan kalian dibaca orang. Tuang semu ide yang ada
dalam fikiran kalian dan biarkan imajinasi kalian bergerak bebas.
Keempat,
buat bahasa yang sesederhana mungkin. Untuk kalian penulis pemula, jangan
terburu-buru memikirkan rangkaian kata yang indah untuk menarik pembaca. Kalian
cukup menuangkan ide kalian dalam bahasa yang sedehana dan mudah difahami
pembaca. Pada intinya yang membuat tulisan itu menarik adalah isinya yang
jelasa tanpa harus meraba lebih dalam. Keindahan bahasa dalam tulisan akan
tumbuh dengan sendirinya seiring berjalan waktu. Fokus saja pada makna dari
tulisan itu sendiri.
Kelima,
tambahkan iringan alunan music untuk membuat suasana semakin rileks. Percaya
atau tidak percaya, bagi saya music merupakan salah satu pembangkit mood. Saya
biasanya memilih music dengan genre pop, karena sesuai dengan usia remaja.
Bahasa yang dipakai sesuai dengan kisah kehidupan remaja pada umumnya.
Instrumen musiknya juga santai dan enak didengar.
Keenam,
persiapkan beberapa snack jika kalian tipe yang suka nyemil. Faktanya jika
orang lapar, daya fikir menjadi terhambat dan menurunkan konsentrasi. Saya
biasanya menyiapkan beberapa stock camilan di meja belajar saya. Jika saya
sudah jenuh dengan layar laptop, saya akan mengalihkan pandangan untuk
beristirahat sejenak sambil minum kopi atau mencicipi camilan di sebelah laptop
saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar