Rabu, 02 Mei 2018

Generasi Salah Fokus


Sekitar tiga hari yang lalu, gw liat video yang bikin miris generasi bangsa.   Ceritanya gw pas lagi buka akun instagram, nah di salah satu akun yang gw follow itu posting video tentang kelakuan anak zaman sekarang. Jadi di video itu ada sepasang laki dan perempuan yang masih pakai seragam SD yang melakukan adegan yang tidak wajar (semacam porno gitu). Gw langsung kaget banget waktu liat video itu menyebar di sosial media. Yang ada di fikiran gw saat itu kok bisa mereka melakukan adegan yang nggak seharusnya mereka lakuin di usia anak-anak. Apalagi mereka masih duduk di bangku SD dan si anak perempuannya juga pakai hijab. Yang gw sesali kenapa pendidikan zaman sekarang jadi miris kayak gini. Seharusnya anak SD dilarang bawa gadget ke sekolah dan guru juga bisa mantau perkembangan muridnya. Tapi mereka justru melakukan aksi yang gak sepantasnya itu di depan temen-temen mereka sambil di video rame-rame. Bahkan mereka yang ngelakuin juga ketawa bahagia seperti tidak ada paksaan dari pihak manapun.
Gw sempet mikir ini anak SD udah kayak kucing yang kawinan aja. Banyak komentar dari netizen yang memenuhi postingan itu. Mereka pada bilang kenapa wajahnya gak disensor sih? Ini gurunya pada kemana masak gak tau ulah muridnya kayak gini? Kasihan dia kalau dewasa menanggung aib malu. Tangan gw juga gatel mau ikutan komentar, gw akhirnya komen kalau dulu aja gw waktu SD main sama temen cowok dicie-ciein aja udah malu banget, ini malah dia melakukan aksi yang benar-benar di luar batas. Tapi video postingan itu sekarang udah hilang kayaknya sih udah dihapus sama adminnya, ya mungkin untuk menghindari hal yang tidak diinginkan lagi untuk ke depannya.
Waktu gw liat video itu, yang ada di benak gw cuman sedih gitu liatnya. Segitu parahkah generasi bangsa ini? Mereka yang masih sangat dini bisa mengerti dan mempraktekkan aksi yang seharusnya bahkan belum pantas mereka ketahui. Memang kita gak bisa menyalahkan pihak siapapun disini, karena sosial media tempatnya orang banyak. Netizen juga parah kalau nyindir. Tapi intinya sebagai generus bangsa, kita harus peduli dengan perkembangan generasi kita selanjutnya. Kita pasti mengharapkan generasi kita yang selanjutnya lebih baik lagi dan bisa melengkapi apa-apa yang masih kurang pada generasi kita, bukan justru mereka makin merusak moral bangsa dengan perbuatannya yang kelewat batas.
Entah itu faktor mereka yang terlalu kecanduan dengan gadget, sehingga mereka salah fokus menuju konten yang negatif atau mungkin faktor lingkungannya yang kurang begitu baik. Kadang gw juga mikir, semakin kesini film kartun anak-anak yang ada di tv kenapa mulai menghilang. Setiap hari yang gw liat perasaan sinetron rumah tangga yang ujung-ujungnya selalu ada pertengkaran. Meskipun itu konten orang dewasa, kadang secara tidak langsung anak-anak juga ikutan lihat sinetron itu. Apa jadinya generasi kita selanjutnya kalau tiap hari anak-anak disajikan dengan sinetron konflik rumah tangga?
Pendidikan seharusnya menjadi tempat untuk membangun moral anak sejak dini, tapi mereka justru melakukan hal tidak terpuji itu dengan almamater seragam yang masih dikenakan. Peran orang tua dan guru sangat penting untuk membentuk moral generasi penerus bangsa. Penggunaan gadget harus bisa diatur semaksimal mungkin, orang tua harus bisa mengawasi konten-konten mana yang gak patut diliat oleh anak, dan guru juga perlu memperhatikan perilaku murid di sekolah. 

Oh ya Selamat Hari Pendidikan Untuk Kita Semua. Semoga pendidikan di negara kita semakin maju ke depannya

Salam
OPDAS  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sarjana Manajemen Dakwah

22 Februari 2019                 Sudah satu tahun lalu berlalu, namun keinginan untuk celebrating moment lewat tulisan baru tereali...