Sabtu, 21 April 2018

Peran Pendidikan Karakter di Era Generasi Milenial




            Pendidikan bukan suatu hal yang asing lagi. Semua orang membutuhkan pendidikan untuk bergerak maju. Pendidikan menjadi jembatan antara yang gelap dan yang terang. Generasi milenial membutuhkan pendidikan yang modern sesuai eranya. Pendidikan saat ini tentu berbeda dengan pendidikan di zaman nenek moyangnya. Pendidikan bukan soal nilai di atas kertas, tapi lebih dari itu adalah tentang pendidikan yang bisa mengubah pola fikir anak bangsa. Waktu terus berjalan dan perkembangan dunia terus terjadi. Kita perlu mempersiapkan diri sendiri untuk menghadapi perubahan zaman.
            Lalu buat apa sih tujuan kalian menggapai pendidikan yang tinggi. Kalian yang jauh-jauh ke luar kota, bahkan ke luar negeri cuman untuk nerusin sekolah. Memang gak semua pelajaran yang ada di sekolah itu bakal kepake di dunia nyata. Tapi basic dari apa yang sudah dterapkan di sekolah yang akan kita butuhkan di dunia nyata. Koneksi yang luas, wawasan yang berkembang tentang lingkungan, pola fikir yang maju, terbiasa deadline dengan tugas, menyampaikan ide dan pendapat di depan umum, public speaking saat presentasi, kerja kelompok, berorganisasi. Semua itu hanya akan kita daptkan melalui pendidikan.
            Semua budaya yang sudah diterapkan di dunia pendidikan secara nggak sadar akan membangun mindset dan pola fikir kita untuk bergerak maju. Saat ini, yang kita butuhkan bukan tentang berapa nilai kita di atas kertas, tapi tentang sudah siapkah kita menghadapi dunia nyata? Pendidikan karakter sangat kita butuhkan untuk membangun pola fikir yang luas. Sikap tolong menolong, saling menerima perbedaan, dan hidup damai dengan banyak orang yang berbeda perlu kita jaga demi perdamaian bangsa.
            Passion juga diperlukan dalam pendidikan. Lakukan apapun yang menurut kalian itu baik dan berguna di masa depan. Ikuti semua kegiatan ekstra yang ada di sekolah atau kampus. Budayakan hidup berorgaisasi dan berbaur dengan orang banyak. Karena koneksi   yang sudah terjalin baik akan mengantarkanmu ke masa depan. Buat hari-hari kalian menjadi sibuk dengan mencoba hal-hal yang baru. Jangan isi masa muda dengan malas-malasan, foya-foya, ataupun melakukan hal yang kurang berguna. Buat capek dan susah masa muda kalian untuk menuai keberhasilan di masa tua. Kalian pasti gak mau harus bekerja keras di usia lanjut kalian nanti.
            Passion juga bisa mengarahkan pada pekerjaan kalian. Apapun yang kalian suka, tekuni dan pelajari dengan gigih. Banyak orang yang suka nulis yang akhirnya menjadi profesi untuk memenuhi financial hidup. Banyak orang yang suka desain akhirnya menjadi desainer terkenal karena karya-karyanya. Bahkan menyanyi yang awalnya sebagai hobi biasa juga bisa menjadi profesi yang cukup menjanjikan. Jangan takut untuk memulai sesuatu perubahan. Karena segala sesuatu pasti diawali dengan masa-masa sulit terlebih dahulu. Nggak ada ceritanya orang tibaa-tiba sukses dan terkenal. Semua itu perlu proses. Tugas kalian hanya perlu menjalani dan menikmati proses tersebut.
            Investasi terbesar di masa depan bukan berasal dari harta orang tua kalian, bukan dari seberapa luas apartemen dan rumah kalian, atau seberapa bagus mobil yang kalian gunakan. Tapi investasi yang paling penting adalah pendidikan yang kalian miliki. Pendidikan akan terus berguna sampai kalian tua. Ilmu dan wawasan yang kalian miliki akan berguna dan bermanfaat bagi orang banyak. Kalau ada anak yang malas sekolah, maka jangan pernah salahin sekolahnya. Tapi kita perlu membenahi mindsetnya untuk diubah lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sarjana Manajemen Dakwah

22 Februari 2019                 Sudah satu tahun lalu berlalu, namun keinginan untuk celebrating moment lewat tulisan baru tereali...