Welcome
in My Blog
Kali
ini saya akan menyambung tulisan saya yang sebelumnya. Bagi kalian yang sedang
menikmati liburan akhir semester, liburan kuliah, atau persiapan tes kerja
kalian bisa memilih Kampung Inggris sebagai destinasi belajar sekaligus
liburan. Kalian yang sudah kenal dengan kampung Inggris pasti tidak asing lagi dengan
kata itu. Jika terdengar kata Kampung Inggris, mungkin kalian akan rindu dan
ingin kembali lagi ke Pare. Dan bagi kalian yang belum tau apa itu kampung
Inggris, saya akan mengulasnya sedikit disini.
Kampung
Inggris merupakan salah satu tempat belajar Bahasa Inggris favorit yang
terletak di Pare, Kediri. Rute ke Kampung Inggris cukup mudah dan bisa
dijangkau dengan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika kalian berasal
dari luar pulau, kalian bisa naik pesawat menuju Bandara Juanda Surabaya,
setelah itu kalian bisa pilih ingin lanjut menggunakan bus Rukun Jaya berwarna
biru jurusan Pare yang bisa kalian temui di Terminal Bungurasih atau kalian
bisa menggunakan jasa travel penjemputan dari Kota Pare. Buat kalian yang
menggunakan jasa bus, kalian bisa turun di Perempatan Tulungrejo. Disana nanti
banyak tukang becak yang bisa mengantarkan kalian menuju lembaga kursus yang
kalian minati. Atau kalian bisa menggunakan jasa gojek online agar terpercaya.
Sedangkan
buat kalian yang naik kereta api, kalian bisa turun di Stasiun Kediri. Dari Stasiun
Kediri, biasanya tidak ada angkutan umum langsung yang menuju Pare. Kalian bisa
naik becak terlebih dahulu menuju Kantor Pos Kediri, Rumah Sakit Bhayangkara/
depan gereja. Banyak tukang becak yang menawarkan jasa disana dan rata-rata mereka
sudah faham kalau kita ingin menuju Kampung Inggris. Sesampainya di seberang
jalan gereja/ Rumah Sakit Bhayangkara, kalian bisa naik angkutan umum berlabel
P yang berarti jurusan Pare. Selain naik angkot, kalian juga bisa naik beberapa
bus. Beberapa bus yang melewati Kampung Inggris adalah Puspa Indah, Harapan
Jaya, Jaya Mulya, Hasti, dan Surya Indah. Kalian nanti akan turun di perempatan
BEC, dan selanjutnya kalian bisa naik becak menuju lembaga kursus kalian.
Angkot dan bus sering ngetem dan itu yang membuat perjalanan menjadi agak lama.
Kalau ingin lebih praktis, kalian juga bisa menggunakan jasa gojek online dari Stasiun
Kediri menuju Kampung Inggris.
Buat kalian yang belum mengenal
Kampung Inggris, kalian pasti akan bertanya-tanya di Kampung Inggris ada apa
aja sih? Apa orang disana ngomongnya Inggris semua? Gimana tips buat pilih
lembaga kursus yang baik? Biaya hidup disana murah apa mahal? Ada tempat wisata
yang bisa dikunjungi nggak kalau kita lagi bosen gitu? Berapa lama waktu yang
dibutuhkan biar kita bisa ngomong Inggris dengan lancar? Satu persatu akan
sedikit saya ulas disini yaa.
1. Ada
Banyak Lembaga Kursus di Kampung Inggris. So, Pilih program yang Sesuai dengan
Kebutuhan Anda.
Namanya saja Kampung Inggris, jadi area disana
cukup luas. Ibarat satu kampung yang di dalamnya menawarkan beberapa lembaga
kursus Bahasa Inggris. Banyak sekali tempat kursusan disana dan pasti kalian
akan bingung pilih mana yang terbaik. Ada satu tempat yang sudah recommended
untuk dijadikan tempat belajar Bahasa Inggris, yaitu BEC. Lembaga kursus ini
merupakan lembaga yang pertama kali mempelopori berdirinya Kampung Inggris.
Jika kalian ingin belajar sampai lancar, mungkin kalian akan membutuhkan waktu
sekitar 6-9 bulan disana.
Namun selain BEC, disana juga banyak
lembaga kursus yang tidak kalah bagus seperti Kresna, Elfast, Daffodil, Mr. Bob,
Peace, dan masih banyak lagi. Tips agar kalian tidak bingung memilih lembaga
kursus disana, kalian bisa shearch beberapa artikel tentang lembaga kursus yang
akan kalian tuju atau mungkin kalian bisa tanya-tanya ke temen-temen kalian
yang sudah pernah pergi kesana. Dan kalau pingin lebih detail, kalian bisa
berkeliling Kampung Inggris terlebih dahulu untuk survey tempat kursus disana
sebelum kalian memutuskan tempat yang cocok buat kalian belajar. Kalian bisa
mengumpulkan brosur dari masing-masing lembaga kursus dan kalian pilih-pilih mana
yang paling cocok.
Namun selepas dari itu, kalian juga
harus menyesuaikan dengan kebutuhan kalian, misal kalian ingin belajar tentang
grammar, speaking, reading, listening, writing, atau toefl dan ielts. Kalau
dari pengalaman saya, jika kalian ingin belajar grammar, kalian bisa ambil
lembaga kursus di Kresna. Selain harganya yang terjangkau, materi grammar
disana bener-bener dikupas sampai akarnya. Tutor yang mengajar juga sangat
enjoy dan tidak membosankan. Sementara kalau kalian ingin belajar speaking,
kalian bisa ambil tempat kursus di Daffodil, Mr. Bob, atau Peace. Dan kalau
kalian ingin mengambil toefl atau ielts, kalian bisa pilih lembaga kursus
Elfast.
Ada baiknya buat kalian para pemula,
kalian bisa belajar dari basic terlebih dahulu. Kalau materi basic sudah
dikuasai, next step pasti akan lebih mudah dimengerti. Karena percuma kalau
kita jauh-jauh datang belajar tapi ternyata kita salah masuk lembaga kursus dan
justru gak ada hasilnya.
2. Cermat
Memilih Tempat Tinggal
Buat kalian yang masih bingung ketika
belajar disana, gue tinggal dimana dong? Nah kalian tidak perlu khawatir,
disana banyak sekali area camp atau kos yang bisa kalian jadikan pilihan tempat
tinggal selama belajar disana. Ada sisi kelebihan dan kekurangan sendiri dari
camp atau kos yang akan kalian pilih. Buat kalian yang pingin mengaplikasikan
Bahasa Inggris dengan lancar, kalian bisa memilih camp sebagai tempat tinggal,
karena biasanya setiap camp menerapkan sistem pembelajaran Bahasa Inggris yang
aktif juga, ya cuman gak semua sih. Dari pengalaman saya, camp yang bagus itu
di Gaza. Karena temen-temen saya dulu aktif sekali programnya, sampai tiap kali
saya ajak main selalu sibuk..wkwkwk
Namun jika kalian ingin lebih privasi,
kalian juga bisa milih kos sebagai tempat tinggal kalian. Namun tetap hati-hati
ya. Disana banyak pendatang baru dari beberapa kota, jadi tetep pinter-pinter
aja jaga pergaulan. Dari setiap camp atau kos biasanya ada yang menawarkan
fasilitas free wi-fi, dengan budget antara 250-300 an, kalian bisa sewa camp
atau kos dengan fasilitas wi-fi untuk sebulan. Gimana murah banget kan???
3. Sepeda
Onthel di Pare
Di sepanjang jalan Kampung Inggris,
kalian akan menjumpai remaja atau bahkan orang dewasa yang naik Sepeda Onthel. Eitzz
jangan salah, ternyata mereka semua merupakan pelajar yang ada di Kampung
Inggris lho. Sepeda Onthel sudah menjadi ciri khas dari Kampung Inggris. Setiap
orang yang kursus disana, pasti akan menyewa Sepeda Onthel sebagai alat
transportasi untuk pergi kursus atau pergi bermain. Disana banyak sekali tempat
rental sepeda yang menawarkan jasa persewaaan. Dengan budget uang sekitar 80-100
rb, kalian bisa sewa Sepeda Onthel dalam kurun waktu sebulan. Jika masa
waktunya sudah habis, kalian bisa perpanjang sewa lagi.
Namun selain banyaknya persewaan Sepeda
Onthel, kalian juga bisa menemui rental sepeda motor. Rental motor biasaya
ramai ketika weekend tiba, karena para pelajar disana memanfaatkan momen tersebut
untuk jalan-jalan keliling Kota Kediri. Harga sewa motor disana juga cukup
terjangkau, kalau gak salah sekitar 20 rb untuk 2 jam.
4. Harga
Makanan yang Terjangkau
Kalian tidak perlu khawatir dan
kesusahan mencari makanan disana, karena di sepanjang jalan atau sekeliling
kampung banyak orang yang berjualan makanan. Harga makanan disana juga cukup
terjangkau, dengan harga 6000 rupiah saja, kalian bisa membeli sebungkus nasi
untuk sekali makan. Ada banyak macam makanan yang dijual disana. Mulai dari
ayam geprek, ayam bakar, aneka sambel, nasi pecel, dan masih banyak lagi. Namun
makanan yang paling legendaris di Kampung Inggris ialah “TANSU”. Tansu merupakan
ketan yang diolesi dengan susu putih di atasnya. Tansu yang paling legendaris
berada di dekat lembaga kursus Daffodil, tempatnya sederhana karena berada di
tengah sawah, namun karena kemajuan zaman, daerah sekeliling tansu sekarang
sudah banyak dibangun bangunan baru dan itu membuat nuansa klasiknya menjadi
berkurang. Para pelajar disana biasanya sering main ke tansu, baik sekedar untuk
makan, bersantai, atau study club.
5. Tempat
Belajar Sekaligus Liburan
Buat kalian pecinta traveling, kalian tidak
perlu khawatir jika sedang study di Kampung Inggris. Kalian bisa jalan-jalan
dengan teman sesama lembaga kursus kalian jika musim weekend tiba. Beberapa
wisata yang sering dikunjungi para pelajar di ialah Simpang Lima Gumul, Gunung
Kelud, Candi Surowono, Gumul Paradise Island, Tmana Kilisuci, dan masih banyak
lagi. Biasanya para pelajar beramai-ramai naik Sepeda Onthel untuk mengunjungi
tempat wisata tersebut.
Selain tempat wisata di daerah sekitar,
disana juga ada travel yang menyediakan paket lengkap untuk liburan. Kalian
bisa memanfaatkan momen weekend untuk pergi jalan-jalan dengan teman kalian ke Bromo,
pantai, atau tempat wisata manapun yang kalian ingin kunjungi. Namun kalian gak
boleh kalap ya sama jasa travel disana, bisa-bisa kalian ketagihan traveling
terus dan lupa sama niat belajar..hehehe
Nah selain tempat-tempat wisata, di
Kampung Ingggris juga banyak tempat tongkrongan atau kafe yang menyediakan menu
yang beragam. Para pelajar disana biasanya mengunjungi kafe untuk sekedar minum
kopi, makan, bersantai, atau study club. Biasanya kalau malam minggu, akan ada
live music di beberapa kafe tertentu disana. Nah gimana seru kan???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar