Minggu, 14 Januari 2018

Mengenal Kampung Inggris Lebih Dekat



Welcome in My Blog
Kali ini saya akan menyambung tulisan saya yang sebelumnya. Bagi kalian yang sedang menikmati liburan akhir semester, liburan kuliah, atau persiapan tes kerja kalian bisa memilih Kampung Inggris sebagai destinasi belajar sekaligus liburan. Kalian yang sudah kenal dengan kampung Inggris pasti tidak asing lagi dengan kata itu. Jika terdengar kata Kampung Inggris, mungkin kalian akan rindu dan ingin kembali lagi ke Pare. Dan bagi kalian yang belum tau apa itu kampung Inggris, saya akan mengulasnya sedikit disini.
Kampung Inggris merupakan salah satu tempat belajar Bahasa Inggris favorit yang terletak di Pare, Kediri. Rute ke Kampung Inggris cukup mudah dan bisa dijangkau dengan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jika kalian berasal dari luar pulau, kalian bisa naik pesawat menuju Bandara Juanda Surabaya, setelah itu kalian bisa pilih ingin lanjut menggunakan bus Rukun Jaya berwarna biru jurusan Pare yang bisa kalian temui di Terminal Bungurasih atau kalian bisa menggunakan jasa travel penjemputan dari Kota Pare. Buat kalian yang menggunakan jasa bus, kalian bisa turun di Perempatan Tulungrejo. Disana nanti banyak tukang becak yang bisa mengantarkan kalian menuju lembaga kursus yang kalian minati. Atau kalian bisa menggunakan jasa gojek online agar terpercaya.
Sedangkan buat kalian yang naik kereta api, kalian bisa turun di Stasiun Kediri. Dari Stasiun Kediri, biasanya tidak ada angkutan umum langsung yang menuju Pare. Kalian bisa naik becak terlebih dahulu menuju Kantor Pos Kediri, Rumah Sakit Bhayangkara/ depan gereja. Banyak tukang becak yang menawarkan jasa disana dan rata-rata mereka sudah faham kalau kita ingin menuju Kampung Inggris. Sesampainya di seberang jalan gereja/ Rumah Sakit Bhayangkara, kalian bisa naik angkutan umum berlabel P yang berarti jurusan Pare. Selain naik angkot, kalian juga bisa naik beberapa bus. Beberapa bus yang melewati Kampung Inggris adalah Puspa Indah, Harapan Jaya, Jaya Mulya, Hasti, dan Surya Indah. Kalian nanti akan turun di perempatan BEC, dan selanjutnya kalian bisa naik becak menuju lembaga kursus kalian. Angkot dan bus sering ngetem dan itu yang membuat perjalanan menjadi agak lama. Kalau ingin lebih praktis, kalian juga bisa menggunakan jasa gojek online dari Stasiun Kediri menuju Kampung Inggris.
            Buat kalian yang belum mengenal Kampung Inggris, kalian pasti akan bertanya-tanya di Kampung Inggris ada apa aja sih? Apa orang disana ngomongnya Inggris semua? Gimana tips buat pilih lembaga kursus yang baik? Biaya hidup disana murah apa mahal? Ada tempat wisata yang bisa dikunjungi nggak kalau kita lagi bosen gitu? Berapa lama waktu yang dibutuhkan biar kita bisa ngomong Inggris dengan lancar? Satu persatu akan sedikit  saya ulas disini yaa.
1.      Ada Banyak Lembaga Kursus di Kampung Inggris. So, Pilih program yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda.
Namanya saja Kampung Inggris, jadi area disana cukup luas. Ibarat satu kampung yang di dalamnya menawarkan beberapa lembaga kursus Bahasa Inggris. Banyak sekali tempat kursusan disana dan pasti kalian akan bingung pilih mana yang terbaik. Ada satu tempat yang sudah recommended untuk dijadikan tempat belajar Bahasa Inggris, yaitu BEC. Lembaga kursus ini merupakan lembaga yang pertama kali mempelopori berdirinya Kampung Inggris. Jika kalian ingin belajar sampai lancar, mungkin kalian akan membutuhkan waktu sekitar 6-9 bulan disana.
Namun selain BEC, disana juga banyak lembaga kursus yang tidak kalah bagus seperti Kresna, Elfast, Daffodil, Mr. Bob, Peace, dan masih banyak lagi. Tips agar kalian tidak bingung memilih lembaga kursus disana, kalian bisa shearch beberapa artikel tentang lembaga kursus yang akan kalian tuju atau mungkin kalian bisa tanya-tanya ke temen-temen kalian yang sudah pernah pergi kesana. Dan kalau pingin lebih detail, kalian bisa berkeliling Kampung Inggris terlebih dahulu untuk survey tempat kursus disana sebelum kalian memutuskan tempat yang cocok buat kalian belajar. Kalian bisa mengumpulkan brosur dari masing-masing lembaga kursus dan kalian pilih-pilih mana yang paling cocok.
Namun selepas dari itu, kalian juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan kalian, misal kalian ingin belajar tentang grammar, speaking, reading, listening, writing, atau toefl dan ielts. Kalau dari pengalaman saya, jika kalian ingin belajar grammar, kalian bisa ambil lembaga kursus di Kresna. Selain harganya yang terjangkau, materi grammar disana bener-bener dikupas sampai akarnya. Tutor yang mengajar juga sangat enjoy dan tidak membosankan. Sementara kalau kalian ingin belajar speaking, kalian bisa ambil tempat kursus di Daffodil, Mr. Bob, atau Peace. Dan kalau kalian ingin mengambil toefl atau ielts, kalian bisa pilih lembaga kursus Elfast.
Ada baiknya buat kalian para pemula, kalian bisa belajar dari basic terlebih dahulu. Kalau materi basic sudah dikuasai, next step pasti akan lebih mudah dimengerti. Karena percuma kalau kita jauh-jauh datang belajar tapi ternyata kita salah masuk lembaga kursus dan justru gak ada hasilnya.
2.      Cermat Memilih Tempat Tinggal
Buat kalian yang masih bingung ketika belajar disana, gue tinggal dimana dong? Nah kalian tidak perlu khawatir, disana banyak sekali area camp atau kos yang bisa kalian jadikan pilihan tempat tinggal selama belajar disana. Ada sisi kelebihan dan kekurangan sendiri dari camp atau kos yang akan kalian pilih. Buat kalian yang pingin mengaplikasikan Bahasa Inggris dengan lancar, kalian bisa memilih camp sebagai tempat tinggal, karena biasanya setiap camp menerapkan sistem pembelajaran Bahasa Inggris yang aktif juga, ya cuman gak semua sih. Dari pengalaman saya, camp yang bagus itu di Gaza. Karena temen-temen saya dulu aktif sekali programnya, sampai tiap kali saya ajak main selalu sibuk..wkwkwk
Namun jika kalian ingin lebih privasi, kalian juga bisa milih kos sebagai tempat tinggal kalian. Namun tetap hati-hati ya. Disana banyak pendatang baru dari beberapa kota, jadi tetep pinter-pinter aja jaga pergaulan. Dari setiap camp atau kos biasanya ada yang menawarkan fasilitas free wi-fi, dengan budget antara 250-300 an, kalian bisa sewa camp atau kos dengan fasilitas wi-fi untuk sebulan. Gimana murah banget kan???
3.      Sepeda Onthel di Pare
Di sepanjang jalan Kampung Inggris, kalian akan menjumpai remaja atau bahkan orang dewasa yang naik Sepeda Onthel. Eitzz jangan salah, ternyata mereka semua merupakan pelajar yang ada di Kampung Inggris lho. Sepeda Onthel sudah menjadi ciri khas dari Kampung Inggris. Setiap orang yang kursus disana, pasti akan menyewa Sepeda Onthel sebagai alat transportasi untuk pergi kursus atau pergi bermain. Disana banyak sekali tempat rental sepeda yang menawarkan jasa persewaaan. Dengan budget uang sekitar 80-100 rb, kalian bisa sewa Sepeda Onthel dalam kurun waktu sebulan. Jika masa waktunya sudah habis, kalian bisa perpanjang sewa lagi.
Namun selain banyaknya persewaan Sepeda Onthel, kalian juga bisa menemui rental sepeda motor. Rental motor biasaya ramai ketika weekend tiba, karena para pelajar disana memanfaatkan momen tersebut untuk jalan-jalan keliling Kota Kediri. Harga sewa motor disana juga cukup terjangkau, kalau gak salah sekitar 20 rb untuk 2 jam.
4.      Harga Makanan yang Terjangkau
Kalian tidak perlu khawatir dan kesusahan mencari makanan disana, karena di sepanjang jalan atau sekeliling kampung banyak orang yang berjualan makanan. Harga makanan disana juga cukup terjangkau, dengan harga 6000 rupiah saja, kalian bisa membeli sebungkus nasi untuk sekali makan. Ada banyak macam makanan yang dijual disana. Mulai dari ayam geprek, ayam bakar, aneka sambel, nasi pecel, dan masih banyak lagi. Namun makanan yang paling legendaris di Kampung Inggris ialah “TANSU”. Tansu merupakan ketan yang diolesi dengan susu putih di atasnya. Tansu yang paling legendaris berada di dekat lembaga kursus Daffodil, tempatnya sederhana karena berada di tengah sawah, namun karena kemajuan zaman, daerah sekeliling tansu sekarang sudah banyak dibangun bangunan baru dan itu membuat nuansa klasiknya menjadi berkurang. Para pelajar disana biasanya sering main ke tansu, baik sekedar untuk makan, bersantai, atau study club.
5.      Tempat Belajar Sekaligus Liburan
Buat kalian pecinta traveling, kalian tidak perlu khawatir jika sedang study di Kampung Inggris. Kalian bisa jalan-jalan dengan teman sesama lembaga kursus kalian jika musim weekend tiba. Beberapa wisata yang sering dikunjungi para pelajar di ialah Simpang Lima Gumul, Gunung Kelud, Candi Surowono, Gumul Paradise Island, Tmana Kilisuci, dan masih banyak lagi. Biasanya para pelajar beramai-ramai naik Sepeda Onthel untuk mengunjungi tempat wisata tersebut.
Selain tempat wisata di daerah sekitar, disana juga ada travel yang menyediakan paket lengkap untuk liburan. Kalian bisa memanfaatkan momen weekend untuk pergi jalan-jalan dengan teman kalian ke Bromo, pantai, atau tempat wisata manapun yang kalian ingin kunjungi. Namun kalian gak boleh kalap ya sama jasa travel disana, bisa-bisa kalian ketagihan traveling terus dan lupa sama niat belajar..hehehe
Nah selain tempat-tempat wisata, di Kampung Ingggris juga banyak tempat tongkrongan atau kafe yang menyediakan menu yang beragam. Para pelajar disana biasanya mengunjungi kafe untuk sekedar minum kopi, makan, bersantai, atau study club. Biasanya kalau malam minggu, akan ada live music di beberapa kafe tertentu disana. Nah gimana seru kan???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sarjana Manajemen Dakwah

22 Februari 2019                 Sudah satu tahun lalu berlalu, namun keinginan untuk celebrating moment lewat tulisan baru tereali...