Selasa, 30 Januari 2018

Postpone



Postpone yang kita lihat di kosakata Bahasa Inggris artinya menunda. Ya menunda adalah sesuatu yang sering dilakukan oleh manusia. Saya sendiri juga sering melakukan hal itu. Kita sering menunda melakukan ini .. itu dan tanpa disadari perlahan kita mulai kehilangan waktu kita. Sejatinya waktu terus berjalan tanpa menunggu siapapun dan apapun yang terjadi. Faktor yang biasa melatarbelakangi sikap ini adalah mager (istilah zaman now). Saat kita dituntut melakukan suatu kewajiban, terkadang rasa males mulai muncul dan membuat kita menunda pekerjaan. Tanpa disadari, sebenarnya kita sendiri yang akan merugi. Kita kehilangan banyak waktu yang seharusnya dipergunakan secara maksimal untuk hal yang bermanfaat.
Menunda bukanlah perbuatan yang baik. Apapun jenisnya, perbuatan ini bisa membuat diri kita merugi. Seperti halnya jika kita menunda ibadah, bagaimana kita bisa dekat dan dikenal tuhan apabila kita sendiri tidak mempunyai tekad untuk mendekatkan diri. Kita masih bermalas-malasan. Kita meremehkan waktu untuk ibadah. Kita mengesampingkan waktu berdua dengan Tuhan. Ketita hendak melakukan ibadah, justru kita menundanya dengan alasan sebentar nanti saja sedikit lagi dan akhirnya tidak jadi. Sebenarnya ada hal yang paling penting selain kita melakukan ibadah itu sendiri, yaitu istiqomah. Mungkin kita akan kesulitan melakukan ibadah dengan waktu yang tepat. Kesibukan urusan dunia biasanya akan membuat rutinitas ibadah kita terganggu. Apapun alasannya, seharusnya urusan dunia dan akhirat kita bisa menjadi seimbang.
Selain tentang ibadah, menunda pekerjaan urusan dunia juga tidak baik. Seperti halnya jika kita menunda melakukan tugas tertentu. Tugas itu tidak akan selesai tepat waktu jika kita sering menunda dan meremehkan. Jangan biasakan menunda lagi. Jika saat ini kalian masih duduk di bangku kuliah, ayo kita basmi perbuatan menunda, rasa malas ataupun rasa mager. Waktu yang sudah kita buang secara sia-sia akan merugikan diri kita sendiri. Dampak itu biasanya akan muncul di belakang. Bisa jadi kita telat wisuda, telat lulus kuliah, ataupun telat mendapat pekerjaan.
Cara praktis untuk mengatasinya adalah “TIME MANAGEMENT”. Kita bisa membuat prioritas jadwal mulai dari suatu hal yang penting sampai pada kegiatan yang bersifat menghibur diri. Jika kita masih terlalu dini untuk menerapkannya, kita bisa memulai dari hal-hal yang kecil. Seperti melakukan pekerjaan setiap waktu. Dari situlah, kita bisa menyusun prioritas jadwal kita yang harus dikerjakan pada hari ini, besok, lusa, seminggu ke depan, atau sebulan ke depan. Sangat lebih baik jika kita mentargetkan sesuatu dalam kehidupan kita. Selain untuk melatih diri dalam mempersiapkan masa depan, kita juga bisa menata kehidupan kita menjadi lebih baik lagi. Dan jangan lupa, sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan berdoa dan mengenai hasil kita serahkan kepada yang atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sarjana Manajemen Dakwah

22 Februari 2019                 Sudah satu tahun lalu berlalu, namun keinginan untuk celebrating moment lewat tulisan baru tereali...